Friday, 24 May 2019

Krisis Brexit: Pejabat mengundurkan diri, tekanan menumpuk bagi PM May

Diterjemahkan dari harian online The Jakarta Post pada Kamis, 23 Mei 2019


Theresa May

Pendukung terkemuka Brexit Andrea Leadsom mengundurkan diri dari pemerintahan Perdana Menteri Theresa May pada Rabu kemarin, menumpuk tekanan terhadap pemimpin Inggris setelah sebuah langkah pertama baru Brexit menjadi bumerang dan memicu pemberhentian untuknya.

Sejauh ini May sudah bertahan, bersumpah untuk terus maju meskipun ditentang dari anggota parlemen dan para pejabat lainnya hingga upayanya untuk mendapatkan kesepakatan Brexitnya melalui parlemen dengan melunakkan pendiriannya pada sebuah referendum kedua dan pengaturan bea cukai.

Akan tetapi pengunduran diri Leadsom semakin memperdalam krisis Brexit, melemahkan pemimpin yang otoritasnya sudah lemah. Hampir tiga tahun sejak Inggris memilih untuk meninggalkan Uni Eropa, hal tersebut tidak jelas kapan, bagaimana atau bahkan jika Brexit akan terjadi.

Leadsom, Ketua Dewan Perwakilan, mengatakan dia tidak bisa mengumumkan Nota Perjanjian Penarikan baru, yang akan menerapkan kepergian Inggris, di parlemen pada Kamis karena dia tidak percaya hal itu.

Andrea Leadsom

“Saya tidak lagi percaya bahwa pendekatan kami akan menyampaikan hasil referendum,” sekali lagi sebuah penantang terhadap May untuk menjadi perdana menteri, Leadsom mengatakan dalam sebuah surat pengunduran diri.

“Karena itu dengan rasa penyesalan yang besar dan dengan berat hati bahwa saya mengundurkan diri dari pemerintahan.

Seorang juru bicara Jalan Downing memuji Leadsom dan menyatakan kekecewaan atas keputusannya, akan tetapi dia menambahkan: “Perdana menteri tetap fokus pada penyampaian pilihan rakyat untuk Brexit.”

May mungkin masih mencoba untuk terus maju dengan rencana Brexit barunya, yang mencakup sebuah pilihan pada apakah untuk mengadakan referendum Brexit kedua –sekali lagi perundang-undangannya telah melewati tahap pertama—maupun peraturan perdagangan yang lebih dekat dengan UE.

Akan tetapi hal tersebut telah menimbulkan sebuah reaksi cepat, dengan beberapa anggota parlemen yang telah mendukungnya dalam pilihan Brexit sebelumnya mengatakan mereka tidak dapat mengembalikan rencana baru, terutama atas putaran baliknya mengenai sebuah kemungkinan referendum kedua.

“Saya sudah selalu mempertahankan bahwa referendum kedua akan sangat memecah belah, dan saya tidak mendukung pemerintah dengan sukarela memfasilitasi konsesi semacam itu,” Leadsom mengatakan.

“Tidak ada satu pun yang menginginkan Anda berhasil melebihi saya,” Leadsom menulis untuk May. “Akan tetapi yang saya lakukan sekarang mendesak Anda untuk membuat keputusan yang tepat demi kepentingan negara, pemerintah ini dan partai kita.

Anggota parlemen Partai Buruh Ian Lavery, ketua dari partai oposisi, mengatakan pengunduran diri menggarisbawahi bahwa “otoritas perdana menteri ditembak dan waktunya telah habis.”

Ian Lavery

“Untuk kebaikan negara, Theresa May butuh untuk pergi, dan kami butuh sebuah pemilihan umum segera,” dia mengatakan.

WAKTUNYA UNTUK PERGI

Seruan Partai Buruh menggemakan banyak kubu Konservatif May itu sendiri, yang mengatakan bahwa sebuah percobaan keempat untuk mendapatkan  persetujuan mengenai urusannya dari parlemen harus dikesampingkan dan dia harus meninggalkan kantor untuk menawarkan seorang pemimpin baru sebuah kesempatan untuk mengatur kembali urusan tersebut.

“Terdapat satu kesempatan terakhir untuk membuat hal itu benar dan pergi dengan tertib. Akan tetapi sekarang waktunya untuk Perdana Menteri Theresa May untuk pergi – dan tanpa penundaan,” ucap anggota parlemen Konservatif Tom Tugendhat, ketua Komite Pemilihan Luar Negeri parlemen.

Tom Tughendhat

“Dia harus mengumumkan pengunduran dirinya setelah pemilihan (parlemen) Eropa hari Kamis,” dia menulis pada Financial Times.

Akan tetapi sementara begitu banyak tentang Brexit di udara, yang jelas adalah bahwa May berencana untuk tinggal sampai saat ini, atau setidaknya sampai beberapa hari ke depan.

Ketua Komite Konservatif 1922 yang kuat, yang dapat mengajukan atau menghentikan perdana menteri, menyampaikan kepada para anggota parlemen bahwa dia berencana untuk kampanye dalam pemilihan Eropa pada Kamis sebelum pertemuan dengan kelompok tersebut pada Jumat untuk mendiskusikan kepemimpinannya.

May sejauh ini menangkis berbagai tawaran untuk mengusir dirinya dengan menjanjikan untuk menetapkan jadwal keberangkatan setelah parlemen memiliki kesempatan untuk memilih kembali terhadap Brexit, akan tetapi sebuah diskusi baru pada kemungkinan tanggal dapat berlangsung sekarang pada Jumat.

Sebelumnya pada Rabu, May berdiri tegak selama lebih dari dua jam pertanyaan di parlemen, mendesak anggota parlemen untuk mengembalikan nota tersebut dan kemudian memiliki kesempatan untuk membuat perubahan-perubahan untuk itu, sehingga mereka dapat memiliki pengawasan lebih atas pembentukan akhir Brexit tersebut.

Ditanyakan oleh anggota parlemen euroskeptis Jacob Rees-Moog apakah dia benar-benar percaya pada persetujuan baru yang dia sudah ajukan atau apakah dia hanya mengutarakan mosi-mosi,

Jacob Rees-Moog

May mengatakan:

“Saya tidak berpikir saya akan berdiri di sini di kotak pengiriman dan menerima beberapa komentar yang saya telah terima dari rekan-rekan dari kubu saya dan di luar kubu saya jika saya tidak percaya dengan apa yang saya sedang lakukan.”

Krisis maraton Inggris atas Brexit telah mengejutkan para aliansi dan musuh. Dengan kebuntuan di London, negara ekonomi terbesar kelima dunia tersebut menghadapi berbagai pilihan meliputi jalan keluar untuk memperlancar transisi, keluar tanpa kesepakatan, sebuah pemilihan, referendum kedua, atau bahkan pencabutan dari artikel 50 pemberitahuan untuk meninggalkan UE.

Mata uang Poundsterling berada di jalur penurunan beruntun terpanjangnya terhadap euro karena beberapa pedagang mengatakan mereka melihat meningkatnya peluang Brexit tanpa kesepakatan. Berbagai ketakutan itu mendorong para investor ke dalam keamanan relative obligasi pemerintah –terutama mereka yang menawarkan perlindungan terhadap lonjakan inflasi.

Andrew Bridgen

“Pembacaan kedua yang diusulkan dari WAB jelas ditakdirkan untuk gagal sehingga benar-benar tidak ada gunanya menyia-nyiakan waktu pada harapan keselamatan kesedihan perdana menteri,” Andrew Bridgen, seorang anggota parlemen Konservatif, mengatakan kepada Reuters. “Dia harus pergi.”

Monday, 13 May 2019


Kereta Peluru Tercepat di Dunia Memulai Percobaan Kecepatan Tinggi di Jepang

Sebuah terjemahan dari artikel online harian The Jakarta Post pada 10 Mei 2019


     Jepang sedang mendorong batas perjalanan kereta saat memulai percobaan kereta peluru tercepat shinkansen yang pernah ada, mampu mencapai kecepatan 400 kilometer (249 mil) per jam.

     Alfa-X, kereta yang dijadwalkan untuk memulai pelayanannya pada 2030. Perusahaan kereta JR East berencana untuk beroperasi pada 360 kilometer per jam. Hal itu akan membuat 10 km/jam lebih cepat dari Fuxing Hao milik China, yang menghubungkan Beijing dan Shanghai dan memiliki kecepatan maksimal yang sama.


      Untuk mengatasi hambatan angin yang besar ketika memasuki terowongan, gerbong pertama Alfa-X mayoritas akan berhidung lancip, berukuran 22 meter (72 kaki). Dengan hanya menggunakan tiga jendela, itu tampaknya hampir tidak ada ruang, jika seluruhnya, untuk para penumpang di depan. Dilukis dengan warna silver metalik dengan garis-garis hijau, sepuluh gerbong kereta peluru ini memulai serangkaian percobaan berlangsung Jumat antara kota Aomori dan Sendai pada malam hari, dilakukan lebih dari tiga tahun.


     Kereta peluru Jepang, yang membuat penampilan pertama mereka di tahun yang sama pada Olimpiade Tokyo 1964, memiliki sebuah symbol dari Negara yang fokus pada efisiensi dan ketahanan uji. Shinkansen jarang terlambat, meskipun mereka berangkat Stasiun Tokyo setiap beberapa menit menuju Osaka, Kyoto, dan tujuan lainnya diseluruh pulau, membuat mereka menjadi alternative yang layak untuk perjalanan udara. Alfa-X merupakan sebuah bagian kunci dari sebuah rencana untuk menawarkan pelayanan cepat menuju Sapporo, kota terbesar di pulau paling utara Hokkaido.


     “Pembangunan dari shinkansen generasi selanjutnya berdasarkan pada konsep kunci dari penampilan superior, sebuah kenyamanan tingkat tinggi, sebuah lingkungan operasi superior dan pemeliharaan inovatif,” Kereta api Jepang Timur, lebih dikenal sebagai JR East, mengatakan dalam sebuah pernyataan.


     Meskipun Alfa-X memegang rekor kereta tercepat dunia saat ini, hal itu sudah ditanggalkan pada saat kereta tersebut beroperasi. Hal itu dikarenakan sebuah jalur maglev baru yang sedang dibangun antara Tokyo dan Nagoya yang beroperasi mulai 2027. Perjalanan yang mayoritas melalui berbagai terowongan dalam, kereta yang ditinggikan secara magnetis ini akan berpacu pada kecepatan penuh 505 kilometer per jam, memotong waktu antara dua kota sampai 40 menit, dari waktu saat ini 110 menit.


Monday, 6 May 2019


Baju Renang dan Sindiran : Menteri Pertahanan Perempuan Inggris Baru


diterjemahkan dari harian online The Jakarta Post pada 3 Mei 2019




Terkenal karena memakai pakaian renang di televisi dan karena dukungan nyaringnya untuk Brexit, Penny Mordaunt melakukan debut publiknya pada Jumat sebagai menteri pertahanan perempuan pertama Inggris.


Penunjukan perempuan 46 tahun pekan ini melanjutkan sebuah kenaikan pesat melalui jajaran itu yang telah memicu spekulasi bahwa dia mungkin mencalonkan diri untuk pekerjaan Perdana Menteri Theresa May ketika waktunya tiba.


Untuk saat ini, bagaimanapun, dia mengatakan dia “gembira” untuk mengambil peran yang jarang dia alami dan yang katanya sudah lama dia inginkan.



Mordaunt diangkat dari menteri pembangunan internasional pada Rabu setelah Gavin Williamson secara singkat dipecat dari menteri pertahanan diikuti sebuah penyelidikan terhadap kebocoran dari pemerintah Dewan Keamanan Nasional.




Dia mengambil tempat bersama para kepala militer dan Pangeran William pada upacara di Biara Westminster di London pada Jumat menandai 50 tahun pencegahan nuklir Inggris di laut.


Tidak seperti kebanyakan kabinet menteri. Mordaunt memiliki pengalaman singkatnya: dia seorang pasukan cadangan Angkatan Laut Kerajaan dan bertugas sebagai seorang menteri pertahanan junior.

Ayahnya adalah seorang pasukan penerjun, yang dilaporkan memberikan namanya setelah pelayaran Perang Dunia II, HMS Penelope, dan dia juga mewakili angkatan laut kota Portsmouth.

Kebanyakan pemilih mengetahui Mordaunt karena dukungan kuatnya untuk Brexit pada kampanye referendum 2016.

Bagaimanapun, dia sering dikritik karena mengatakan Turki berkeinginan untuk bergabung Uni Eropa dan Inggris tidak akan dapat memveto tindakan tersebut – sebuah pernyataan yang ditolak sebagai “sepenuhnya salah” oleh perdana menteri saat itu David Cameron dan para pemimpin Uni Eropa.


Dia melanjutkan antusiasme untuk meninggalkan blok tersebut telah memicu laporan bahwa dia dapat keluar pemerintahan atas penanganan Brexit May, akan tetapi telah membuat dia populer dengan para anggota rakyat dari Partai Konservatif.

Link sumber : https://www.thejakartapost.com/news/2019/05/03/swimsuits-and-innuendo-uks-new-female-defence-minister.html

Wednesday, 1 May 2019

Bom Paskah di Sri Lanka 2019

Tulisan artikel ini merupakan terjemahan dari media online The Jakarta Post, Minggu 21  April 2019


Pengeboman Paskah menewaskan lebih dari 200 orang di Sri Lanka



Ledakan bom Minggu Paskah di tiga gereja dan empat hotel di Sri Lanka menewaskan lebih dari 200 orang dan melukai sedikitnya 450 orang. Pihak kepolisian mengatakan, serangan besar di pulau Samudra Hindia sejak berakhirnya perang saudara 10 tahun yang lalu.

Tujuh orang ditangkap dan tiga petugas kepolisian tewas selama pasukan keamanan menyergap sebuah rumah di ibukota Sri Lanka beberapa jam setelah sejumlah serangan, beberapa petugas mengatakan itu adalah bunuh diri.


Pemerintah memberlakukan jam malam di Kolombo dan menutup akses sosial media, situs perpesanan meliputi Facebook dan WhatsApp. Tidak jelas sampai kapan jam malam akan dicabut.

“Seluruhnya, kami memiliki informasi dari semua rumah sakit 207 meninggal. Menurut informasi yang kami miliki saat ini 450 orang terluka dirawat di rumah sakit,” juru bicara kepolisian Ruwan Gunakesera mengatakan kepada wartawan. Sedikitnya 27 orang yang meninggal adalah orang asing.


Tidak ada pernyataan pertanggungjawaban langsung atas serangan di negara yang telah berperang selama beberapa decade dengan separatis Tamil sampai 2009, waktu yang sama ketika ledakan bom ibukota terjadi.


Kelompok lokal Kristen telah mengatakan mereka menghadapi peningkatan intimidasi dari beberapa biksu extrimis Buddha dalam beberapa tahun terakhir. Tahun kemarin, terdapat benturan antara mayoritas Komunitas Buddha Sinhala dan minoritas Muslim, dengan beberapa kelompok Buddha garis keras menuduh Muslim memaksa orang-orang masuk Islam.

Puluhan orang tewas di salah satu ledakan di Gereja Katolik bergaya Gothic St. Sebastian di Katuwapitiya, utara Kolombo. Gunasekera mengatakan polisi mencurigai serangan bunuh diri di sana. Foto-foto dari situs menampilkan mayat di lantai, darah di bangku gereja dan atap yang hancur.


Media setempat melaporkan 25 orang juga tewas dalam sebuah serangan di Gereja Injil di Batticaloa di Provinsi Timur.

Hotel-hotel yang terkena di Kolombo antara lain Shangri-La, the Kingsbury, the Cinnamon Grand, dan the Tropical Inn dekat kebun binatang nasional. Tidak ada perkataan untuk korban di hotel, akan tetapi seorang saksi mengatakan kepada TV setempat dia melihat beberapa bagian tubuh, termasuk kepala terpisah terbaring di tanah di samping Tropical Inn.

Enam ledakan pertama semuanya dilaporkan dalam periode pendek di pagi hari tidak lama setelah kebaktian gereja dimulai.

Terhitung ada jenazah 27 warga asing di rumah sakit, petugas mengatakan. Diantara mereka merupakan seorang warganegara Belanda, menteri luar negeri Belanda mengatakan.


Terdapat sebuah ledakan kedelapan di sebuah rumah di Kolombo. Polisi dan media mengatakan bahwa tiga polisi tewas dan tujuh orang ditahan selama penyergapan di lokasi ini.

Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe mengadakan sebuah pertemuan dewan keamanan nasional di rumahnya untuk beberapa hari ke depan.

“Saya dengan tegas mengutuk serangan pegecut terhadap rakyat kami hari ini, saya menganjurkan kepada semua warga Sri Lanka selama saat tragis ini untuk tetap bersatu dan kuat,” beliau mengatakan dalam sebuah cuitan.

“Harap menghindari penyebaran laporan yang tidak diverifikasi dan spekulasi. Pemerintah sedang mengambil langkah cepat untuk mengatasi situasi ini".

Pic : Ranil Wickremesinghe

Presiden Maithripala Sirisena mengatakan dia telah memerintahkan satuan tugas polisi khusus dan militer untuk menginvestigasi siapa dibalik penyerangan tersebut dan agenda mereka.

Militer diterjunkan, seorang juru bicara militer mengatakan, dan keamanan  ditingkatkan di bandara internasional Kolombo.

Satu dari ledakan ialah di Kuil St. Anthony, sebuah Gereja Katolik di Kochcikade, Kolombo, sebuah objek wisata.

Pic : Maithripala Sirisena

Tahun kemarin, NCEASL mencatat 26 kejadian, termasuk salah satunya yaitu biksu Buddha diduga berusaha untuk mengganggu kebaktian Minggu, dengan yang terakhir dilaporkan pada 25 Maret.

Dari total populasi Sri Lanka sekitar 22 juta, 70 persen merupakan Buddha, 12,6 persen Hindu, 9,7 persen Muslim dan 7,6 persen Kristen, berdasarkan pada sensus Negara tersebut pada 2012.

Pada laporan hak asasi manusia Sri Lanka 2018, Departemen Luar Negeri AS mencatat bahwa beberapa kelompok Kristen dan gereja-gereja melaporkan mereka telah ditekan untuk mengakhiri pertemuan ibadah setelah otoritas mengklasifikasikan mereka sebagai “perkumpulan tidak sah”.

Laporan juga mengatakan para biksu Buddha secara teratur mencoba untuk menutup tempat-tempat ibadah Kristen dan Muslim, mengutip sumber tidak dikenal.

Para kepala tinggi pemerintahan mengutuk serangkaian serangan ini.

Presiden AS Donald Trump mengatakan Amerika menawarkan “belasungkawa yang tulus” kepada rakyat Sri Lanka dan siap berdiri untuk membantu, Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan “tidak ada tempat untuk barbarisme di kawasan kami”, dan Presiden Turki Tayyip Erdogan mengatakan pengeboman merupakan “sebuah serangan terhadap semua sisi kemanusian”.

Pic : Narendra Modi

Paus Francis, berbicara di depan puluhan ribu orang di St. Peter Square untuk mendengarkan pesan Minggu Paskah beliau: “Saya berharap untuk mengekspresikan kedekatan kasih sayang saya kepada komunitas Kristen, diserang saat dikumpulkan dalam doa, dan kepada semua korban dari kekerasan kejam.

Umat Kristen merayakan kebangkitan Yesus Kristus pada Hari Paskah setelah kematiannya di tiang salib.

Pic : Pope Francis

Perdana Menteri Selandia Baru, ketika seorang bersenjata menembak 50 orang tewas di dua masjid akhir bulan lalu, mengatakan dalam sebuah pernyataan: “secara kolektif kita harus temukan keinginan dan jawaban untuk mengakhiri kekerasan”.

Sumber artikel asli dapat dibaca di


Thursday, 20 October 2016

Integrasi Muslim di Eropa



            Melihat fenomena yang terjadi di belahan dunia saat ini yang dipenuhi ketegangan antara negara satu dengan negara lainnya dan adanya aktor lain yang juga memerangi negara dunia ini (Islamic State of Iraq and Suriah) membuat dunia saat ini dalam keadaan darurat yang memungkinkan terjadinya perang dunia. Hampir diseluruh kawasan dunia ini terdapat konflik atau ketegangan yang terjadi baik dalam negeri maupun luar negeri.
    
            Mulai dari kawasan Timur Tengah yang dipenuhi dengan konflik peperangan yang sangat pelik dan tidak kunjung selesai. Kemudian kawasan Asia Timur dengan ketegangan nuklir Korea Utara yang membuat negara-negara disekitarnya terancam terutama Korea Selatan. Lalu kawasan Eropa yang sering dilanda serangan terorisme. Kawasan Amerika Utara yang juga dipenuhi aksi penembakan, sedangkan Amerika Selatan dilanda krisis ekonomi Venezuela, aksi para penyelundupan narkoba, pemberontakan terhadap pemerintah yang berkuasa dan masih banyak lagi.
    
            Namun dari sekian banyak konflik yang terjadi, penulis hanya memfokuskan pada konflik yang terjadi di Timur Tengah karena konflik tersebut berdampak luas terhadap dunia ini. Konflik tersebut menimbulkan krisis imigran terbesar setelah Perang Dunia II. Krisis imigran ini menimbulkan permasalahan bagi negara-negara di Eropa yang menjadi tujuan para imigran. Hal demikian juga memicu terjadinya berbagai konflik dan penyerangan terorisme di Benua Eropa.
    
            Konflik yang terjadi di Timur Tengah ini melibatkan masyarakat Muslim disana. Peperangan yang terus terjadi di kawasan ini membuat nama Islam tercoreng. Berbagai tindakan kekerasan dan terorisme yang mengatasnamakan Islam semakin menimbulkan Islamophobia. Tidak hanya di Timur Tengah tindakan ekstrimisme yang mengatasnamakan Islam ini juga terjadi sampai ke Eropa. Hal ini meningkatkan Islamophobia di kawasan Eropa yang sangat merugikan masyarakat Muslim disana.
    
            Keadaan yang sangat merugikan masyarakat Muslim di Eropa ini seperti perlakuan diskriminasi terhadap Muslim disana dan sikap waspada masyarakat Eropa yang membuat Muslim disana tidak nyaman untuk menjalankan keyakinannya. Selain itu kehadiran para pengungsi dari Timur Tengah ke Eropa yang menambah beban negara-negara Eropa karena harus menampung para pengungsi ini di negaranya.
    
            Meskipun masih terdapat masyarakat Eropa yang menyambut baik para pengungsi yang mayoritas Muslim ini seperti Jerman. Masyarakat Jerman menyambut baik pengungsi dengan memberikannya pelayanan dan tempat tinggal yang layak. Kanselir Jerman Angela Merkel juga sempat memberlakukan kebijakan pintu terbuka (open-door policy) bagi para pengungsi. Namun saat ini kebijakan tersebut sudah tidak diberlakukan lagi.
            Uni Eropa juga terus berupaya untuk meminta negara anggotanya untuk berbagi kuota pengungsi agar tidak terjadi penumpukkan pengungsi di negara-negara selatan Eropa seperti Yunani dan Italia. Saat Uni Eropa sedang berusaha mendorong anggotanya untuk memberikan penampungan bagi pengungsi justru berbagai serangan terorisme melanda Eropa. Mulai dari penyerangan terhadap kantor majalah Charlie Hebdo dan serangan bom saat konser musik di Paris, bom bunuh diri di bandara Brussels, dan serangan saat perayaan Bastille day di Nice.
    
            Serangkaian serangan tersebut menimbulkan gambaran negatif terhadap Muslim karena mayoritas serangan tersebut dilakukan oleh Muslim. Akibatnya Islamophobia di kalangan masyarakat Eropa semakin meningkat. Muslim di Eropa semakin tidak leluasa melakukan aktivitas karena selalu diawasi oleh aparat keamanan setempat. Masyarakat Muslim di Eropa juga sulit untuk bergabung dengan masyarakat kulit putih Eropa karena pandangan negatif ini bahkan tidak jarang malah perlakuan diskriminasi yang diterima oleh Muslim Eropa.
    
            Oleh karena itu diperlukan suatu upaya menciptakan integrasi Muslim dengan masyarakat Eropa. Upaya ini perlu mengingat Muslim seringkali menjadi korban diskriminasi dan tidak bebas menjalankan keyakinannya yang sejatinya merupakan hak setiap orang. Upaya integrasi Muslim di Eropa sebenarnya sudah lama dilakukan namun pelaksanaannya masih belum mencapai hasil maksimal. Namun Uni Eropa sebagai Institusi yang menaungi negara-negara Eropa terus mengupayakan terciptanya integrasi Muslim di Eropa melalui berbagai programnya.
    
            Berbagai upaya integrasi telah dilakukan Uni Eropa sejak 1950an dalam rangka mempromosikan kedamaian dan kemakmuran di Eropa. Meskipun kebijakan integrasi dan tindakan mencegah radikalisme merupakan tanggung jawab setiap negara anggota namun Uni Eropa menawarkan forum untuk mendiskusikan tantangan bersama dan mencapai kerjasama strategis. Peran Uni Eropa ini penting untuk mendorong integrasi Muslim, mengharmoniskan standar dan mengawasi kebijakan nasional negara anggotanya.
    
            Adanya institusi internasional seperti Uni Eropa ini akan lebih efektif dalam menciptakan integrasi Muslim di Eropa karena negara anggotanya berkewajiban untuk menaati peraturan yang ada dalam institusi ini. Hal ini sesuai dengan sesuai dengan teori neo-liberal institusionalisme dalam hubungan internasional yang memiliki prinsip, norma, dan seperangkat aturan yang harus ditaati setiap anggotanya.
 
            Upaya Uni Eropa dalam integrasi Muslim di Eropa salah satunya dengan membangun kerangka kerja integrasi seperti dengan menerbitkan buku panduan integrasi bagi para pembuat kebijakan. Buku panduan ini tentu sangat berguna bagi para pembuat kebijakan untuk menciptakan integrasi Muslim di negaranya. Sehingga warga Muslim mendapat perhatian pembuat kebijakan dalam membuat suatu kebijakan.
    
         Namun upaya tersebut juga harus didukung oleh pemerintah negara di Eropa. Karena kebijakan domestik merupakan urusan pemerintahan dalam negeri masing-masing Uni Eropa tidak dapat mencampuri urusan tersebut. Karena itu penting bagi pemerintah negara untuk mengimplementasikan kerangka kerja yang telah dibuat oleh Uni Eropa dan disepakati bersama. Selain peran pemerintah, masyarakat  juga berperan dalam menyukseskan program integrasi ini, baik dari masyarakat Muslim maupun masyarakat asli setempat. 
    
         Upaya tersebut harus segera dilakukan secepatnya sebab gambaran negatif terhadap Muslim saat ini terus meningkat seiring dengan banyaknya tindakan terorisme dan radikalisme yang terjadi di Eropa saat ini. Peperangan yang tiada henti-hentinya terjadi di Timur Tengah sangat merugikan masyarakat dunia dan Muslim yang menjadi  korban karena harus meninggalkan negerinya dan bermigrasi ke wilayah yang aman.
    
            Tidak hanya Muslim di Timur Tengah saja yang menjadi korban namun Muslim di Eropa juga menjadi korban diskriminasi. Tidak jarang pandangan yang menyamakan Islam yang penuh dengan peperangan seperti yang terjadi di Timur Tengah saat ini padahal sebenarnya peperangan yang terjadi di Timur Tengah sungguh tidak mencerminkan tindakan seorang Muslim yang beriman. Memang peperangan dan tindakan terorisme dilakukan oleh Muslim namun bukanlah Muslim yang beriman.
            Sesungguhnya Islam mengajarkan nilai-nilai kebaikan dan tidak menggunakan kekerasan dalam setiap tindakan. Pandangan yang ada dimasyarakat Eropa adalah pandangan mengenai Muslim yang tidak beriman karena sebenarnya Muslim yang beriman tidak akan menggunakan kekerasan dalam setiap tindakan. Kenyataan inilah yang harus diubah oleh seluruh masyarakat dunia melalui upaya integrasi Muslim dengan membangun komunikasi yang baik antara Muslim dan masyarakat Eropa sehingga mereka mengetahui Muslim yang sesungguhnya.
    
            Komunikasi yang baik antara Muslim dengan masyarakat asli Eropa merupakan kunci dalam menciptakan integrasi antara keduanya sehingga pandangan negatif dan Islamophobia dapat dihilangkan. Karena dengan memberikan gambaran Islam yang sebenarnya yang merupakan sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan akan menciptakan hubungan yang harmonis antara Muslim dan masyarakat Eropa. Bukan tidak mungkin dengan komunikasi yang baik masyarakat Eropa justru akan semakin memperat hubungan dengan Muslim dan mengurangi ketegangan yang selama ini terus terjadi di Eropa saat ini.


Referensi :
http://www.euronews.com/2016/07/15/a-timeline-of-terror-attacks-in-france-and-belgium-since-charlie-hebdo
Robert O. Keohane, Power and Governance in a Partially Globalized World, London: Routledge, 2002
Kristin Archick, Paul Belkin, dkk, Muslim in Europe: Promoting Integration and Countering Extremism, New York: Congressional Research Service, 2011, hal: 1-9, 15-20